Just another WordPress.com site

Softskill bab 1 Ruang Lingkup Bisnis

Tujuan Kebijakan Bisnis

  • Melindungi usaha kecil dan menengah.

Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di Negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna u ntuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunnyai daya saing.

  • Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.

Melakukan bisnis atau usaha di Negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.

  • Melindungi konsumen.

Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.

  • Pendapatan pemerintah.

Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara kita juga. Bisnis yang beroperassi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).

 

Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.

Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaan

 

Kesempatan Bisnis atau usaha

1. Penuhi Kebutuhan Konsumen

Ini  merupakan  cara  buka  usaha yang paling umum. Jika di kantor Anda

membutuhkan  layanan  katering,  buka  usaha  katering.  Jika  warga di

sekitar rumah membutuhkan jasa binatu, wartel, warnet, rental komputer,

kursus, dll, buka usaha sesuai kebutuhan mereka tadi.

Kuncinya, kenali kebutuhan konsumen. Lalu penuhi dengan harga, kualitas

produk  dan  pelayanan  yang  lebih  baik.  Usaha berdasarkan kebutuhan

konsumen yang nyata adalah hal prinsip dari semua jenis usaha.

 

2. Jual Keunikan

Jika  Anda  lumayan  kreatif  dan  inovatif, pasti banyak hal baru yang

berhasil  Anda kreasikan. Banyak usaha baru dimulai dari penemuan jenis

produk,  teknologi,  sistem,  dan  program baru. Jika berhasil mencipta

program  komputer baru misalnya, jangan ragu mematenkan dan menjualnya.

Penemuan  baru  –apalagi  khas  dan  unik– sangat berpeluang menembus

pasar.

 

3. Duplikasi Usaha Lain

Bagi  mereka  yang  merasa  dirinya kurang kreatif dan inovatif, jangan

patah arang. Terkadang ide usaha tersebar di mana-mana. Bahkan di depan

mata.  Anda  hanya  perlu membaca peluang, mengukur potensi, dan berani

mengambil  risiko. Misalnya di depan kampus A usaha fotokopi laris. Apa

salahnya  menyainginya  di  tempat  yang sama? Anda cukup “memfotokopi”

usaha   itu,  plus  memberi  sedikit  nilai  lebih  (harga,  pelayanan,

kecepatan, keramahan). Siaplah bersaing!

 

4. Beri Fasilitas Tambahan

Mirip  cara  sebelumnya,  namun  perlu  sedikit  sentuhan  kreatifitas.

Misalnya  tetangga Anda membuka penyewaan Play Station. Anda masih bisa

menyainginya  dengan tambahan fasilitas atau memperluas penawaran (bar,

warnet, wartel, makanan siap saji, dll) di lokasi yang sama.

Hampir  setiap  waktu  ada  saja jenis usaha yang lagi ngetren. Sedikit

fasilitas tambahan, Anda pun siap bersaing dengan yang lebih dulu ada.

 

5. Jual Ketrampilan

Jeli  mengenali bakat orang? Itu pun awal bisnis yang menantang. Banyak

orang  berbakat  yang –jika dikembangkan dan diberi tempat bisa dijual

lebih  mahal. Tempat-tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus,

servis,  pasar,  mal-mal,  adalah  gudangnya  orang berbakat. Ambil 2-3

pemangkas  rambut  berbakat dari salom-salom kecil. Sewakan tempat yang

bagus,  lengkapi dengan alat, beri brand yang khusus, dan suntik dengan

sistem  pelayanan  yang  sempurna. Anda pun sudah memiliki sebuah usaha

pemangkas rambut yang eksklusif.

 

6. Jadi Agen

Mirip  dengan  sebelumnya,  Anda bisa membuka kantor keagenan atau biro

yang  menyediakan  jasa  atau layanan spesifik. Misalnya agen modeling,

foto model, penyanyi berbakat, head hunter, pengisi acara hiburan, biro

jodoh,  baby  sister,  dll.  Untuk usaha ini, Anda perlu pengalaman dan

relasi. Tetapi Anda bisa tangani sendiri atau mempekerjakan orang-orang

berbakat di dalamnya.

 

7. Jual Barang Second

Masih  sedikit  yang  peka dengan usaha ini. Barang second dengan nilai

bisa  punya  harga tinggi. Anda bisa memburu barang-barang bermerk asli

yang  sudah tidak dipakai lagi. Anda bisa menjualnya di tempat lain dan

dengan  harga spesial. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha, sampai

jenderal  yang punya selera berpakaian dan beraksesoris mahal di negeri

ini. Anda tidak akan kekurangan barang.

 

8. Buka Kantor

Semisal   Anda  berlatar  belakang  profesi  seperti  dokter,  akuntan,

pengacara, notaris, desainer, trainer, ataupun konsultan. Jika sekarang

masih  jadi  ‘pekerja’  di perusahaan orang, siap-siaplah merintis buka

kantor  sendiri. Kurang modal dan SDM? Ajak kolega atau teman seprofesi

untuk  patungan modal. Juallah skill dan pengalaman Anda. Jika reputasi

bagus, relasi banyak, jangan kuatir kekurangan klien.

 

9. Jalankan DS/MLM

Bisnis  ini  prospektif, walau belum banyak dipilih menjadi alternatif.

Direct   Selling   dan  Multi-Level  Marketing  sering  disebut  people

franchise.  Modalnya  murah  meriah,  namun  sudah didukung produk yang

bagus,  sistem  pemasaran,  pelatihan,  dan  jenjang  karier.  Sebagian

perusahaan  memberi  kesempatan  member  mendirikan  perseroan  sendiri

(authorized  distributor)  atau  stockist.  Namun  waspadalah!  Hindari

bisnis skema piramid atau money game yang berkedok MLM.

 

10. Beli Waralaba

Yang  modalnya  lumayan  besar,  tapi tak mau repot pikirkan usaha yang

sama sekali baru, beli waralaba (franchise) bisa jadi pilihan. Waralaba

merupakan  jenis  usaha  yang  relatif  terstandarisasi. Butuh kejelian

membaca  waralaba  mana  yang  bagus. Berikut kemampuan membaca potensi

pasarnya. Kini makin banyak pilihan waralaba, yang butuh

modal besar atau sedang-sedang saja.

 

11. Beli Usaha Prospektif

Ada  pula  usaha  tertentu  punya  keunikan  dan  SDM bagus. Prospek ke

depannya pun cerah. Sayang untuk berkembang untuk lebih jauh, usaha itu

tidak  punya  modal  lebih.  Jika  modal  Anda cukup besar, dan menurut

kalkulasi  usaha  itu  bisa  dikembangkan  lebih  pesat lagi, Anda bisa

membelinya.  Cara  ini  relatif  lebih  mahal,  tetapi  lumayan disukai

investor tulen.

 

12. Beli Usaha Sekarat

Banyak usaha sekarat, bukan karena tidak ada prospek. Namun semata-mata

karena  manajemennya  ambaradul. Jika Anda cukup jeli memetakan prospek

ke  depannya  dan  cukup pengalaman merekayasa ulang usaha, maka inilah

peluang  menarik. Usaha seperti ini bisa Anda beli dengan harga relatif

murah.   Kadang  malah  seperti  harga  ‘grosir’.  Namun  ingat,  biaya

pemolesannya harus Anda kontrol.

 

13. Buka Lokasi

Beberapa  usaha  cepat sekali berkembang karena faktor lokasi. Semisal,

ada pembangunan perumahan mewah di daerah pinggiran. Jika perumahan itu

laku,  umumnya  perekonomian  di  situ akan cepat berkembang. Fasilitas

pendukung  akan  makin  banyak  dibutuhkan.  Nah, layani warga setempat

dengan  produk  atau  jasa  yang  sangat  mereka butuhkan. Jangan lupa,

pilihlah lokasi yang paling strategis di sana.

 

14. Usaha Bersama

Kadang  usaha  tertentu  bisa  lebih  bagus jika didirikan dan dikelola

bersama-sama.  Semisal  Anda  kuper,  tapi  jago  masak  masakan asing.

Sementara teman dekat Anda jago melobi dan punya relasi luas. Bisa saja

Anda  bersama-sama  buka  usaha  restoran. Kelebihan masing-masing bisa

saling  memperkuat  usaha  baru,  sekaligus memperbesar basis modalnya.

 

Pengertian dan Jenis-jenis Bisnis

Anda mungkin sering mendengar kata bisnis. Apa sih bisnis itu? Kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk”, yaitu sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang  mendatangkan keuntungan.

Aspek-aspek bisnis :

–          kegiatan individu dan kelompok

–          penciptaan nilai

–          penciptaan barang dan jasa

–          keuntungan melalui transaksi

Jadi, bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

Dalam sistem ekonomi kapitalis, dimana bisnis banyak dimiliki oleh pihak swasta, bisnis bertujuan untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun, tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kata bisnis memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya, yaitu  kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian”. Penggunaan yang paling luas dapat merujuk pada sektor seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa.

Bagi sebagian orang mungkin ragu-ragu atau belum berani untuk terjun ke dalam dunia bisnis atau usaha. Modal usaha yang kecil atau bahkan belum memiliki modal usaha sama sekali biasanya menjadi faktor utama penyebab ketidakberanian dalam melangkah ke dunia usaha. Sebenarnya hal ini bukanlah menjadi masalah yang serius bagi kita yang ingin terjun ke dunia usaha. Kita bisa tetap memulai usaha, baik dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal sekalipun asalkan kita serius dan mau berusaha. Bisnis tidak hanya bergantung pada modal uang saja, tetapi banyak faktor yang mendukung terlaksananya sebuah bisnis, misalnya reputasi, keahlian, ilmu, sahabat dan kerabat dapat menjadi modal bisnis.

Diantara beragam jenis bisnis, ada beberpa jenis bisnis dimana hanya menggunakan modal yang relatif kecil atau bahkan tanpa modal sekalipun, diantaranya :

–          Bisnis pulsa, dengan modal antara 100 hingga 200 ribu rupiah sebagai doposito awal, anda bias berjualan pulsa melalui HP Anda sendiri.

–          Makelar atau perantara jual beli, dimana kita menjadi perantara dalam jual beli  dengan imbalan berupa komisi, cukup dengan modal yang relatif kecil untuk menghubungkan antara penjual dan pembeli. Misalnya menjadi perantara jual beli rumah, jual beli tanah, jual beli mobil dan lain-lain hanya diperlukan modal transportasi dan pandai berbicara saja.

–          Mengajar les private, kita bisa memulai dari lingkungan tempat tinggal kita. Mengenai bahan ajarnya bisa diperoleh dari meminjam / mencari-cari materi pembelajaran di internet atau di perpustakaan sebagai modal mengajar yang tentu disesuikan dengan kurikulum anak didik kita.

Salah satu contoh jenis bisnis lainnya yaitu bisnis affiliasi. Bisnis affiliasi adalah kita mempromosikan produk milik orang lain, dan apabila terjadi transaksi sesuai dengan aturan yang disepakati, maka kita akan mendapat komisi. Pada awalnya, bisnis affiliasi memang terbatas pada kegiatan mempromosikan barang dagangan milik orang lain, dan apabila ada orang yang membeli melalui referensi kita, maka kita akan mendapatkan ‘tips’ dari transaksi yang terjadi. Namun dengan pesatnya perkembangan bisnis internet, maka bisnis affiliasi turut berevolusi sehingga tidak lagi terbatas pada proses menjual saja. Salah satu contoh bisnis affliasi diantaranya :

–          Pay Per Sales (PPS). Pay Per Sales adalah jenis bisnis affiliasi tradisional dimana seorang affiliate akan mendapat komisi setiap kali produk atau layanan milik penyedia jasa affiliate terjual. Contohnya Amazon Associates , Clickbank, dan PayDotCom.

–          Pay Per Action (PPA). Pay per action adalah jenis bisnis affiliasi dimana seorang affiliate akan mendapat komisi setiap kali ia berhasil mereferensikan orang lain untuk melakukan suatu kegiatan sesuai dengan yang disyaratkan oleh penyedia program affiliasi. Kegiatan di sini biasanya bersifat spesifik dan memiliki parameter-parameter tertentu yang harus dipenuhi. Misalnya mengisi survey, mengunduh software, dan sebagainya. Contoh program affiliasi jenis ini adalah CPALead.

Ada lagi jenis bisnis yang dilakukan dimana saja dan kapan saja, misalnya kegiatan usaha atau bisnis di depan  komputer, laptop atau HP yang dikoneksikan ke internet. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan diantaranya :

  • Jadi penulis riview di beberapa penyedia jasa riview
  • Jualan barang dan jasa di internet
  • Jadi publisher iklan
  • Jasa setting via remote
  • Jadi publisher rangking blog
  • Referal jualan produk
  • Jasa pembuatan website

Kunci untuk berbisnis adalah motivasi dan keberanian untu memulainya. Modal kecil bukan penghalang untuk kita berbisnis jika memang ada kemauan, usaha, dan optimis untuk berhasil.

 

UNSUR-UNSUR PENTING DALAM AKTIFITAS EKONOMI

Aktifitas ekonomi memerlukan 3 unsur yaitu:

  1. Keinginan manusia
  2.  Faktor-faktor produksi
  1. Cara-cara berproduksi( Techniques of production)

 

 

HAKIKAT BISNIS
Seorang bisnisman atau wirausahawan akan melihat kebutuhan masyarakat lingkungannya.Upaya ini merupakan proses mengidentifikasipotensi bsnis, bahkan dalam hal ini biasanya diikuti dengan perkiraan atau antisipasi atas pertumbuhan potensi pasar tersebut di masa datang. Disamping itu juga akan memperhitungkan adanya persaingan yang timbul dari pengusaha lain yang juga bergerak dalam melayani kebutuhan pasar yang sejenis. Disisi lain pengusaha haruslah memikirkan tersedianya sumber daya serta sumber dana besrta dengan cara yang sebaik-baiknya guna melayani kebutuhan pasar tersebut dengan memproduksikan dan menyajikan barang dan jasa yang dihasilkan itu kepada masyarakat, kelebihan hasil di ongkosnya itulah yang merupakan laba atau keuntungan

 

 

MENGAPA HARUS BELAJAR BISNIS

  1. Pengaruh kuat bisnis dalam kehidupan sehari hari

Pilihan karir atau profesi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s